Wikipedia

Hasil penelusuran

Senin, 01 April 2013

streptococcous pyogenesis


Scarlet fever (demam berdarah)
Demam berdarah (juga disebut demam berdarah dalam literatur yang lebih tua) [1] adalah penyakit menular yang paling umum menyerang anak-anak berusia 4-8 tahun. Gejala termasuk sakit tenggorokan, demam dan ruam merah yang khas. Demam scarlet biasanya ditularkan melalui inhalasi. Ada tidak ada vaksin, namun penyakit ini secara efektif diobati dengan antibiotik. Sebagian besar fitur klinis disebabkan oleh toksin eritrogenik, suatu zat yang dihasilkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes ketika terinfeksi oleh bakteriofag tertentu (kelompok strep A.).
Sebelum ketersediaan antibiotik, demam berdarah adalah penyebab utama kematian. Hal ini juga dapat menyebabkan komplikasi akhir seperti glomerulonefritis dan endokarditis menyebabkan penyakit jantung katup, yang semuanya berlarut-larut dan sering penderitaan yang fatal pada saat itu.
Adalah penting untuk menyadari bahwa strain Grup A Strep yang menghasilkan toksin eritrogenik tidak inheren lebih berbahaya daripada jenis lainnya yang tidak tetapi lebih mudah didiagnosis seperti itu karena ruam karakteristik.
Penyakit itu sendiri disebabkan oleh sekresi exotoxins pyrogenic oleh Streptococcus menginfeksi [5] [6] Eksotoksin A (SPEA) mungkin adalah yang terbaik dipelajari dari racun.. Hal ini dilakukan oleh T12 bakteriofag yang terintegrasi ke dalam genom streptococcus dari mana racun ditranskripsi. Fag itu sendiri terintegrasi ke dalam gen tRNA serin pada kromosom [7].
Virus T12 sendiri belum ditempatkan ke takson oleh Komite Internasional Taksonomi Virus. Memiliki genom DNA beruntai ganda dan atas dasar morfologi tampaknya menjadi anggota Siphoviridae.
Gen SPEA kloning dan sekuensing pada tahun 1986 [8]. Ini adalah pasangan basa 753 panjang dan mengkode protein 29,244 kiloDalton (kDa). Protein mengandung peptida 30 asam amino sinyal putatif: penghapusan urutan sinyal memberikan berat molekul diprediksi dari 25,787 (kDa) untuk protein yang disekresikan. Kedua promotor dan situs pengikatan ribosom (Shine-Dalgarno urutan) yang hadir hulu dari gen. Sebuah terminator transkripsi terletak 69 basis hilir dari kodon terminasi translasi. Bagian terminal karboksi protein menunjukkan homologi yang luas dengan ujung karboksi dari Staphylococcus aureus enterotoksin B dan C1.
Fag streptococcus selain T12 juga dapat membawa gen SPEA. [9]

Erysipelas
Erisipelas adalah infeksi pada dermis dan jaringan subkutis bagian atas yang hampir selalu disebabkan oleh Streptococcus pygogenes ( = Streptococcus beta hemolyticus grup A).

Erisipelas adalah infeksi kulit yang biasanya mempengaruhi lengan, kaki, atau wajah, ditandai dengan kulit yang mengkilap, merah, melepuh kecil, dan pembengkakankelenjar getah bening.

Dapat karena Streptococcus grup B, grup C, grup G, Streptococcus pneumonia dan Staphylococcus aureus, menimbulkan bentuk klinis yang tidak khas terutama pada penderita yang keadaan immunologisnya abnornal.

PATOFISIOLOGI
Kuman masuk ke lapisan kulit yang dalam melalui luka kecil, mungkin karena garukan, luka operasi atau sebab lain. Sering tidak didapatkan tempat masuknya kuman dan Streptococcusnya didapatkan dari tenggorokan, hidup atau mata.
Kepekaan terhadap kuman ini meningkat pada orang malnutrisi, pecandu alkohol, baru menderita infeksi dan dysgamma globulinaemia.
Faktor predisposisi lokal adalah edema karena kelainan ginjal atau kelainan saluran getah bening, yang terakhir ini penting pada terjadinya erisipelas yang kumat-kumatan.

GEJALA KLINIS
-         Panas badan cukup tinggi (anak-anak dapat dengan konvulsi), sakit kepala, malaise dan muntah-muntah/mual.
-         Lesi di kulit :
Makula eritematus yang meninggi dengan batas jelas, dapat ada vesikule di atasnya. Dirasakan panas dan nyeri.
Lokalisasi biasanya :
-         bayi : dinding perut
-         anak-anak : muka, kepala dan tungkai bawah.
-         dewasa : tungkai bawah, muka, telinga.
Pada penderita yang kelainan immunologis, gejala klinisnya tidak khas misalkan kemerahan berkurang.
PEMERIKSAAN
1.      Darah : Leucocytosis.
2.      Bila memungkinkan :
-         Periksa Titer ASO : meningkat seminggu seelah infeksi.
-         Mencari Streptococcus dengan kultur dari tenggorokan, hidup atau mata.

DIAGNOSIS BANDING
-          Cellulitis
-          Dermatitis kontak
-          Lepra Tuberkuloid akut.

PENYULIT
Terjadi bila pengobatan tidak efektif
-         Nefritis
-         Abses subkutan
-         Septisemia
-         Kematian 50% pada bayi, penderita usia tua dan yang lemah.
-         Kambuh lagi – Cellulitis.

PENATALAKSANAAN
1.      Pada penderita bayi, usia tua dan yang keadaan umumnya lemah sebaiknya dirawat di RS.
2.      Pemberian antibiotika sistemik diberikan 7 – 10 hari.
1.      Penisilin dan semisintetiknya (pilih salah satu)
a.       Penisilina G Prokain
Dosis : 1 – 2  dd 0,6 – 1,2 juta U
Anak-anak : 1 – 2 dd 25.000 – 50.000 I.U./kg
b.      Ampisilin
4 dd 250 – 500 mg a.c.
anak-anak : 4 dd 25 – 75 mg/kg – a.c.
c.       Amoksilin (*.*) (penulisan resep harus diparaf staf medik UPF)
3 dd 250 – 500 mg.a.
anak-anak : 3 dd. 7,5 – 25 mg/kg a.c.
2.      Eritromisin
4 dd 250 – 500 mg pc
anak-anak : 4 dd 12,5 mg – 25 mg/kg - pc
bila alergi penisilin
3.      Linkomisin
3 – 4 dd 250 – 500 mg
anak-anak lebih 1 bulan 3 dd 10 – 20 mg/kg
bila alergi penisilin dan yang menderita gangguan saluran cerna
4.      Bila kambuh-kambuh diberikan antibiotika sistemik dosis tinggi dulu sampai sembuh, baru dilanjutkan dosis rendah jangka lama selama 1 – 3 bulan.

3.      Pengobatan topikal
  1. Kompres dengan solusio Sodium Chloride 0,9 % atau Solusio Burowi :
-         bila ada vesikule/bule
-         dapat sebagai pendingin
  1. Neocitrin ointment (Basitrasina dan Polimiksina B)
-         bila lesi kulit telah kering


Tonsilitis adalah pembengkakan tonsil atau amandel. Gejala tonsilitis meliputitenggorokan sakit dengan warna merah, amandel membengkak, mungkin ada cairan putih atau bintik pada kelenjar getah bening amandel yang membengkak dan pelunakan di bagian leher di bawah rahang. Demam, sakit kepala, dan / atau sakit perut bisa menyertai. Selain amandel yang meradang, sakit dan nyeri juga mungkin terasa di sekitar daerah langit-langit lunak, di langit-langit mulut, dan kesulitan membuka mulut atau menelan.
Purpural infection
Infeksi nifas merujuk pada infeksi bakteri setelah melahirkan. Infeksi juga dapat disebut sebagai demam nifas atau setelah melahirkan. Saluran kelamin, khususnya rahim, adalah situs yang paling sering terinfeksi. Dalam beberapa kasus infeksi dapat menyebar ke titik-titik lain di dalam tubuh. Infeksi yang luas, atau sepsis, merupakan komplikasi yang jarang, tapi berpotensi fatal.
Osteomylitis
Osteomielitis adalah infeksi tulang. Infeksi tulang lebih sulit disembuhkan daripada infeksi jaringan lunak karena terbatasnya asupan darah, respons jaringan terhadap inflamasi, tingginya tekanan jaringan dan pembentukan involukrum (pembentukan tulang baru di sekeliling jaringan tulang mati). Osteomielitis dapat menjadi masalah kronis yang akan mempengaruhi kualitas hidup atau mengakibatkan kehilangan ekstremitas.

Periostitis
Serous periostitis adalah keradangan akut pada periosteum tulang rahang karena infeksi periapikal telah menembus korteks tulang. Keradangan yang terjadi berupa cairan serous diantara korteks dan periosteum, belum terbentuk nanah. Gejala subjektifnya  berupa rasa sakit selama 1-3 istri disertai pembengkakan, suhu badan meningkar. EO tampak pembengkakan merata, warna agak kemerahan, palpasi peningkatan suhu dan sakit. IO tampak peninggian buccal fold tapi tidak ada fluktuasi, terdapat gigi dengan karies profunda dan non vital (Gangren pulpa).

Spora adalah satu atau beberapa sel (bisa haploid ataupun diploid) yang terbungkus oleh lapisan pelindung. Sel ini dorman dan hanya tumbuh pada lingkungan yang memenuhi persyaratan tertentu, yang khas bagi setiap spesies. Fungsi spora sebagai alat persebaran (dispersi) mirip dengan biji, meskipun berbeda jika ditinjau dari segi anatomi dan evolusi.
Tumbuhan berbiji dipandang dari sudut pandang evolusi juga menghasilkan spora.

Jenis spora menurut fungsi
·         Spora sebagasdsai alat persebaran untuk tumbuhan berpembuluh non-biji, lumut, fungi, dan Myxozoa. Spora dengan pengertian ini dikenal juga sebagai diaspora.
·         Endospora dan eksospora, merupakan spora yang dibentuk oleh bakteri tertentu (dari divisio Firmicuta) sebagai alat pertahanan hidup dalam kondisi ekstrem.
·         Klamidospora (chlamydospore), fungsinya mirip dengan endospora, tetapi dihasilkan oleh fungi.
·         Zigospora sebagai alat persebaran haploid dari fungi Zygomycota. Spora ini berdinding tebal dan dapat tumbuh madasdenjadi konidium atau zigosporangium.
Beberapa istilah lain juga menggunakan kata spora, seperti sporozoit dan sporoblas namun sama sekali bukan spora

wipe your eyes


that I gotta do what I gotta do
But if I let you go,
where you gonna go?We gotta make a change, time to turn the pageSomething isn't right, I don't wanna fight youWe've been through tougher times, you know it gets worseWe can turn this around please let me be firstAnd as I feel your tears spilling on my shirtSomething isn't right I don't wanna fight you

[Chorus]Hey you, come over and let me embrace youI know that I'm causing you pain tooBut remember if you need to cryI'm here to wipe your eyes
Tonight before you fall asleepI run my thumb across your cheek (across your cheek)
Cry 'cause I'm here to wipe your eyesI know I made you feel this wayYou gotta breathe, we'll be okay (be okay)Cry 'cause I'm here to wipe your eyes

Oh nah nah oh nah nah nah nah'cause I'm here to wipe your eyesOh nah nah oh nah nah nah nah
When did we cross the line?How could we forget?
Why do we let the pressure get into our heads?Your broken heart requires all of my attention'cause something isn't right, I don't wanna fight you

[Chorus]Hey you, come over and let me embrace youI know that I'm causing you pain tooBut remember if you need to cryI'm here to wipe your eyes
Tonight before you fall asleepI run my thumb across your cheek (across your cheek)
Cry 'cause I'm here to wipe your eyesI know I made you feel this wayYou gotta breathe, we'll be okay (be okay)Cry 'cause I'm here to wipe your eyes

Please don't lose your faithDon't worry 'cause I'm here to keep you safeI promise if you let me see your faceThat I won't let you downI won't let you downI'm here to wipe your eyes
Tonight before you fall asleepI run my thumb across your cheek (across your cheek)
Cry 'cause I'm here to wipe your eyesI know I made you feel this wayYou gotta breathe, we'll be okay (be okay)Cry 'cause I'm here to wipe your eyes